Visi

Menjadi Program Studi yang bermutu, mandiri dan inovatif dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Indonesia dan Asia pada bidang layanan Bimbingan dan Konseling, manajemen Bimbingan dan Konseling sekolah, serta bimbingan bagi Anak Berkebutuhan Khusus sesuai nilai-nilai kristiani dan Pancasila pada tahun 2030.

Misi

  1. Menanamkan nilai-nilai kristiani dan nasionalisme dalam layanan Bimbingan dan Konseling, serta bimbingan bagi Anak Berkebutuhan Khusus;
  2. Meningkatkan mutu pembelajaran, layanan Bimbingan dan Konseling, serta bimbingan bagi Anak Berkebutuhan Khusus dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi;
  3. Meningkatkan mutu lulusan yang berintegritas dan kompeten dalam layanan Bimbingan dan Konseling, bimbingan bagi Anak Berkebutuhan Khusus serta mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional;
  4. Meningkatkan mutu penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang Bimbingan dan Konseling serta Anak Berkebutuhan Khusus yang terpublikasi tingkat nasional dan internasional;
  5. Menjadikan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) sebagai etos kerja dalam pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat;
  6. Meningkatkan mutu sumber daya manusia yang berkompeten dalam bidang Bimbingan dan Konseling serta bimbingan bagi Anak Berkebutuhan Khusus;
  7. Mengembangkan kerjasama dengan institusi nasional dan internasional dalam bidang Tri Dharma serta lembaga-lembaga gerejawi dalam semangat ekumenis.
     
Guru Bimbingan dan Konseling (BK) merupakan tenaga pendidik yang memiliki kompetensi untuk memberikan layanan Bimbingan dan Konseling baik secara individu maupun kelompok. Adapun layanan yang diberikan dapat berupa layanan edukasi maupun psikologis. Oleh sebab itu, setiap sekolah membutuhkan guru Bimbingan dan Konseling seperti yang diatur dalam Permendiknas 27 tahun 2008, tentang Standar Kulaifikasi Akademik dan Kompetensi Konselor. 
Untuk memenuhi kebutuhan sekolah-sekolah di Indonesia tentang penyediaan guru Bimbingan dan Konseling, program studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Kristen Indonesia (UKI) hadir dengan berbagai program pembelajaran  antara lain:
  1. Pembelajaran di dalam kelas
  2. Observasi ke sekolah 
  3. Praktikum di Laboratorium Konseling
  4. Studi banding 
 
Keunggulan Prodi
FKIP UKI dari LPTK lainnya adalah konsentrasi layanan konseling Anak Berkebutuhan Khusus, di mana setiap mahasiswa prodi BK FKIP UKI dilatih untuk melayani anak-anak berkebutuhan khusus. Proses pembelajaran untuk kurikulum layanan konseling Anak Berkebutuhan Khusus diberikan di Laboratorium Konseling Kliniks. Di dalam laboratorium kliniks ini setiap mahasiswa benar-benar mengajar langsung setiap anak-anak berkebutuhan khusus mulai dari usia 3 s/d 22 tahun.
 
Fasilitas Prodi
 
  1. Kurikulum Berbasis Praktikum (Student Centre Learning)
  2. Laboratorium Konseling Individual
  3. Laboratorium Dinamika Kelompok
  4. Laboratorium Konseling Kliniks (Anak Berkebutuhan Khusus)
  5. Ruang Tes Psikologis
  6. Pembelajaran berbasis ICT
  7. Ruang Konseling Individual
  8. Ruang Konseling Pastoral 
 
Kompetensi Dosen
Dosen-dosen BK FKIP UKI memiliki kompetensi yang sangat menunjang Proses belajar mengajar, yaitu kompetensi dalam Bidang Bimbingan dan Konseling, pendidikan, psikologis, anak usia dini, dan anak berkebutuhan khusus.
 
Kegiatan Mahasiswa
Selain proses pembelajaran di kelas dan laboratorium, mahasiswa BK FKIP UKI juga memiliki kegiatan-kegiatan di luar kampus, antara lain: studi banding, pengabdian masyarakat ke daerah (luar Jakarta), kunjungan ke sekolah, panti asuhan, Lapas anak, seminar-seminar, dan sebagainya. 
 
Kompetensi Lulusan
Setiap lulusan prodi BK FKIP UKI memiliki kompetensi dalam bidang pendidikan dan pengajaran, layanan bimbingan dan konseling, pendidik Anak Berkebutuhan Khusus (Autis, ADHD, ADD, Asperger, dan sejenisnya), konsultan  pendidikan, dan pengembang Sumber Daya Manusia (trainer). 
LAMA KULIAH : 4 s/d 5 tahun masa belajar
JUMLAH SKS YANG DICAPAI :  144 SKS.
AKREDITAS PROGRAM STUDI : B