Focus Group Discussion ; Evaluasi dan Tindak Lanjut Akreditasi Internasional UKI

Jakarta- FIBAA Accreditation Commission memutuskan Empat prodi di UKI memperoleh akreditasi internasional untuk 5 tahun ke depan. Keempat Prodi tersebut yaitu Prodi Ilmu Hubungan Internasional Fisipol UKI, Prodi  Hukum FH UKI, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FSB UKI dan Prodi Sastra Inggris FSB UKI. 

Pada tanggal 28 April 2022, tim akreditasi internasional UKI menyelenggarakan Focus Group Discussion dengan tema Evaluasi dan Tindak Lanjut Akreditasi Internasional UKI. FGD dilaksanakan secara hybrid di Ruang Seminar Lantai 3 Gedung AB, UKI Cawang, Jakarta.

Rektor UKI, Dr. Dhaniswara K. Harjono, S.H., M.H., MBA, membuka secara resmi jalannya diskusi tersebut. “Kita diberikan anugerah dari Tuhan berupa akreditasi internasional untuk 4 program studi. Ada beberapa catatan yang harus kita tindak lanjuti terkait Merdeka Belajar Kampus Merdeka.  Dalam era globalisasi saat ini, dimana hubungan satu negara dengan negara lain sudah  tanpa batas begitu juga dengan perguruan tinggi dalam negeri dengan di luar negeri tidak dibatasi jarak, maka akreditasi internasional merupakan suatu keharusan,” ujar Dhaniswara memberikan kata sambutan.

“Akreditasi internasional ini bukan hanya bermanfaat bagi institusi Universitas Kristen Indonesia, tapi juga kepada sivitas akademika UKI, mahasiswa, dosen, alumni. UKI akan terus belajar success story dari berbagai perguruan tinggi lain yang sudah lebih dahulu mendapat akreditasi internasional. Hari ini kita akan mendengar pengalaman dari Kantor Internasional UPN Veteran Jawa Timur,” tambahnya.

Ketua Tim Akreditasi Internasional, Dr. Wilson Rajagukguk, M.Si.,M.A., menjelaskan bahwa selama lima tahun kedepan UKI akan terus berkoordinasi dengan FIBAA dan mejaga kualitas dalam mempertahankan akreditasi internasional.

“Saat ini pemerintah mendorong program studi di perguruan tinggi untuk mendapat akreditasi internasional. UKI akan terus meningkatkan jumlah prodi yang mendapat akreditasi internasional. Ada dua hasil yang kita dapat dari akreditasi internasional ini, yang pertama akreditasi unggul, pemerintah akan memberikan penghargaan akreditasi unggul karena kita telah mendapatkan akreditasi internasional. Hal kedua, kita segera mempertahankan kualitas prodi sesuai kualifikasi internasional,”ujar Wilson.

Pelaksanakan Focus Group Discussion dipimpin oleh Moderator, Dr. Lisa G. Kailola, S.Sos., M.Pd selaku Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Kerja Sama UKI. Hadir dalam secara online dalam diskusi ini, Kepala Kantor Internasional UPN Veteran Jawa Timur, Marya Indira Aryani, M.A.
Diskusi dan tanya jawab berlangsung dengan penanggap Medyawanti Pane, S.T., M.Sc (Biro Pengembangan dan Evaluasi Akademik UKI), Dr. Familia Novita Simanjuntak (Kepala Kantor Urusan MBKM UKI), dan Kaprodi serta dosen dari keempat Prodi yang mendapatkan akreditasi internasional.

Share this Post

DAFTAR E-BROSUR BEASISWA