Angkat Sumpah Dokter FK UKI : Jadilah Dokter Yang Superior

Jakarta -  Bertempat di Gedung Auditorium Grha William Soeryadjaya UKI Cawang digelar  “Angkat Sumpah Dokter Baru FK UKI” pada hari Sabtu, 23 April 2022. Berdasarkan hasil Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) telah dinyatakan lulus Dokter sebanyak 57 orang. Sedangkan nama-nama Dokter yang mempunyai indek prestasi kumulatif tertinggi  ada lima orang yakni,  dr. Ni Desak Made Divyani Ananda Saraswati dengan IPK 3.89, dr. Khalida Sheikh Masyhur dengan IPK 3.84, dr. Ida Ayu Apsari Pradnya Niti dengan IPK  3.77, dr. Ni Luh Ayumas Oktavia Purwani dengan IPK  3.77 dan dr. Ukhti Iznilla dengan IPK  3.77.

Dalam sambutannya,  dr. Aldrin Neilwan Panca Putra, Sp.AK.,MARS, M.Biomed (Onk), M. Kes, SH ketua IDI wilayah DKI Jakarta Timur mengatakan,  bila ingin mendekati kebenaran, maka harus memiliki wawasan yang luas. Sedangkan bila  ingin memiliki wawasan yang luas harus punya sudut pandang . Kalau ingin punya banyak sudut pandang, maka harus punya banyak ilmu. 

“Maka tidak ada kata lain belajar. Karena tanpa belajar, maka kita tidak mempunyai banyak ilmu.”
Dokter itu berasal dari kata “dosere” yang artinya “guru” jadi dokter itu guru. Bukan menggurui, pasiennya yang harus dijelaskan, sehingga pasiennya mengerti,” ujar Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah DKI Jakarta Timur meminta kepada para Dokter diangkat sumpahnya menjadi dokter Sabtu (23/4/2022). 

Kata Aldrin,  ciri salah satu profesional adalah belajar sepanjang hayat. Kedua, jadilah dokter yang superior. Jangan hanya sekedar hanya jadi dokter pandai mengobati saja. Atau hanya pandai menunda datangnya penyakit. 

“Tapi jadilah dokter yang superior yaitu dokter yang bisa mencegah datangnya penyakit.  Itu baru dokter yang luar biasa,” ungkapnya. 
Menurut Aldrin, Dokter itu di bagi tiga, inferior, medioker dan superior. Yang hanya bisa mengobati itu yang inferior. Sehingga keberadaan dokter indentik dengan kesejahteraan masyarakat. 

“Ingat kesuksesan seorang dokter tidak diukur dari kesejahteraan diri, tapi kesejahteraan masyarakat. Minimal masyarakat yang ada di sekitar kita. Sekurang-kurangnya orangtua kita sendiri yang sudah berkorban luar biasa untuk kita tanpa pamrih walaupun saya yakin mereka bercucuran keringat dan air mata demi melihat anaknya menjadi seorang dokter,” urainya. 

dr. Aldrin Neilwan Panca Putra mengingatkan yang dimaksud dengan kesejahteraan bukan materi semata. Tapi kebahagiaan lahir dan batin. 
Ketiga, jadilah dokter yang pandai menciptakan kesempatan. Yang paling pintar adalah dokter yang bisa menciptakan kesempatan,” tegasnya. 

Diakhir sambutannya dr. Aldrin Neilwan Panca Putra, Sp.AK.,MARS, M.Biomed (Onk), M. Kes, SH  berpesan, gunakan anugerah ini dengan sebaik-baiknya yaitu dengan selalu berusaha menjadi dokter baik.  Dokter yang berguna bagi agama, bangsa, negara serta masyarakatnya. Dokter yang baik adalah dokter yang selalu bersikap profesional, dan bekerja dengan penuh kehati-hatian.

Sementara itu  Dr. dr. Robert Hotman Sirait, Sp.An, Dekan FKUKI menegaskan bahwa  janji atau sumpah adalah komitmen pribadi untuk melakukan hal-hal yang terbaik. Itu harus anda ingat selalu dan pahami, anda telah dididik di Almamater UKI dengan motto UKI rendah hati, berbagi, peduli, disiplin, profesional, bertanggung jawab, dan berintegritas. 

“Dimana pun anda bertugas, ingat selalu Motto itu. Saat ini bangsa ini dan seluruh dunia belum lepas dari pandami covid 19. Karena ujian yang sesungguhnya bukan di kampus ini, tapi adalah ditengah-tengah masyarakat. Disitulah nanti anda hadapi, harus mampu beradaptasi, berinovasi, anda harus menjadi bagian dari jalan keluar masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat”. 

“ Dimana pun anda berada harus senantiasa belajar sepanjang hayat. Anda dilantik hari ini menambah armada alumni UKI  khususnya kedokteran 5600 orang. Alumni FK UKI yang tersebar dari sabang sampai merauke. Pasti ada alumni FK UKI disana,” katanya bangga. 

Disisi lain   Dr. Dhaniswara K. Harjono, S.H., M.H., MBA Rektor Universitas Kristen Indonesia mengatakan,  hari ini dapat dilihat 57 orang dokter  yang telah melakukan angkat sumpah menjadi dokter.  Tapi ini bukan akhir perjuangan, tapi ini justru awal perjuangan. Untuk anak-anak sekalian, selamat melayani dibidang kesehatan dan kemanusiaan. 

“Ingat itu semua itu semua karena Anugerah yang Tuhan berikan kepada anak-anak ku sekalian. Karena berjuang selama enam tahun perjuangan tidak mudah, kadang harus pulang larut malam kerja keras. Dan selama enam tahun banyak aktivitas yang ditinggalkan. Pengorbanan ini memang tidak sia-sia. Jadi bersyukur dan bangga terhadap profesi,” tutupnya. 

Acara  angkat sumpah dokter baru Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia  dimulai dengan acara kebaktian yang akan dipimpin oleh: Pdt. Wellem Sairwona, M.Th dilanjutkan dengan Pengucapan dan pengesahan Sumpah Dokter, serta Penyerahan Lafal Sumpah Dokter,  Pengumuman Indek Prestasi Kumulatif tertinggi dan Penyerahan piagam penghargaan. (LIAN)
 

Share this Post

DAFTAR E-BROSUR BEASISWA